Jumat, 03 Juni 2011

SAMPIREUN POTRET TATAR SUNDA


Sunda merupakan kebudayaan masyarakat yang tinggal di wilayah barat pulau Jawa namun dengan berjalannya waktu telah tersebar keberbagai penjuru dunia.
Kebudayaan Sunda merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan
bagibangsa Indonesia yang dalamperkembangannyaperludilestarikan.
Di daerah Jawa Barat, tepatnya di kota Garut terdapat tempatwisata yang banyak sekali didatangi oleh para wisatawan dari luar kota ataupun luar negeri. Salah satu tempat wisata yang sangat terkenal dengan konsepnya yang unik yaitu “Back To Nature” adalah kampung sampireun. Itu karena Kampung Sampireun merupakan karya dari arsitek lokal Garut yang hampir semuanya dikemas dengan konsep nuansa sunda, dari pertama tempatnya, yang terbuat dari bambu dan daun pohon kelapa yang bertujuan untuk mendekatkan dengan alam, sekaligus menggabungkannya dengan kehidupan kampung, tradisi, dan kebudayaan setempat. Dengan menghadirkan suasana kampung tatar Sunda yang terkesan indah, nyaman, tentram, pemandangan yang indah dan lingkungan yang tenang, udara bersih dan segar menjadikan resort ini tempat yang tepat untuk berlibur. Di kampung sampireun para wisatawan dapat merasakan pemandangan alam pedesaan yang tenang, serta embusan udara sejuk pegunungan yang di iringi dengan alunan musik khas tanah Sunda. Selain tempatnya yang bernuansa sunda, menu makanan dan minumannya pun sebagian besar memiliki cita rasa Sunda. Salah satu daya tarik yang membuat kampung sampireun ini banyak di kunjungi oleh parawisatawan asing, karena keunikannya yang tidak dimiliki oleh hotel-hotel lain, yaitu setiap tamu akan diantar dari lobi ke bungalow menggunakan perahu. Mulai dari room service hingga pemesanan makanan, semuanya menggunakan rakit. Setiap harinya kampung sampireun memiliki kegiatan rutin, yaitu pada setiap sore, sekelompok pemusik lengkap dengan baju barangbang semplak, mengelilingi danau sambil memainkan musik tradisional yaitu “calung”, kemudian pada malam harinya para Tamu akan di “Nina Bobo-kan” oleh alunan Kecapi Suling yang dimainkan langsung oleh grup kesenian tradisional ala Kampung Sampireun.
Selama kami disana, kami sempat melakukan wawancara dengan salah seorang karyawan kampung sampireun, yaitu Indra Nur selaku Front Officer kampung Sampireun, pertama kali yang diperhatikan dari segi pelayanan kampung sampireunya itu keramah tamahan, yang mana seorang karyawan harus memprioritaskan kebutuhan tamu dan bisa memberikan kesan yang baik bagi paratamu. Walaupun hampir 90% tamu berasal dari luar daerah, tapi karyawan kampung sampireun tetap memberikan pelayanannya yang khas, yaitu bernuansa Sunda dengan memakai pakaian khas Sunda dan menunjukan sikap ramah tamahnya kepada para tamu. Indra Nur juga menambahkan bahwa ciri khas inilah yang menjadikan orang-orang asing terkesan dengan keunikan budaya kita, dan tujuan kita adalah untuk terus melestarikan budaya Indonesia. Sehingga dirinyapun bangga menjadi orang Sunda yang dikenal dengan kesopanannya dan keramah tamahannya. Hal inilah yang menjadikan Kampung Sampireun pernah mendapatkan prestasi sebagai hotel terbaik se-Asia Tenggara dari segi konsepnya yang unik dan juga pelayanannya. (CyinthiaAyu M.S)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar